Sabtu, 27 Desember 2014

Pertama di Desember

dipost oleh e_vita_rumii di 05.39 0 masukan

Desember tahun lalu bermimpi. Taun ini bermimpi juga. Masih mimpi yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Mimpi tentang kamu. Katamu kamu bahagia. Aku turut berbahagia. Jangan lihat mata, sekalipun butiran bening kadang kala jatuh, jangan hiraukan, itu hanya lukisan rindu yang tak harus siapapun melihatnya. Biar hanya aku dan Allahku yang tahu. Kamu tahu? Allah Maha Perencana terbaik. Bukan begitu?

Rabu, 17 Desember 2014

Hidup

dipost oleh e_vita_rumii di 04.20 0 masukan

Di umur sekarang. Saat kepala sepi belaian lembut orang tua. Saat tak bisa lagi merengek-rengek padahal banyak hal yg ingin dicurahkan lewat itu. Saat air mata lebih dahulu kering sebelum mengalir menjamah pipi. Saat tangan dan kaki tak lagi beriringan dgn sahabat tercinta. Saat hanya diri kita yang mampu mengerti kita. Saat itulah terkadang sepi dan sendiri menuntun kita untuk lebih baik mati.

Kalian pernah ingin mati saja? Aku pernah. Bahkan berkali-kali menginginkan hal itu terjadi padaku. Sebabnya adalah aku yang putus asa aku yang..... Aku yang.... Ah sudahlah.

Tapi coba diam di jalanan pandangi keramaian...lalu pergi ke bagian sepi hati kita lihat ke langit yg membiru.
Berpegangan tangan kanan dan kiri sampai telapaknya terasa beradu.
Rasakan tiap hembusan nafas, tiap ayunan kaki, rasakan angin semilir yang mengusap lembut wajah kita.
Rasakan
Rasakan
Rasakan
Rasakan bahwa yg paling berharga di dunia ini adalah hidup.
Sangat berharga.
Sangat. Sangat.

Sampai tiba waktunya fase bersama kembali ada. Bersama jodoh yang telah dipilihkan Sang Maha Kekal..berbahagia sampai ingin hidup berabad-abad.

Hingga takdir jatuh lagi. Memisahkan. Mempertemukan kembali dengan sepi.

Hingga bertemu dengan ramai yang abadi di Surga NYA.

Bersabarlah ini fase hidup.

Rabu, 10 Desember 2014

Bukan ini??

dipost oleh e_vita_rumii di 02.24 0 masukan

Entah....
Sudah berapa tetes air mata ini jatuh demi hal ini.
Mungkin kamu, kalian...blm pernah merasakan ini.
Terdesak rasanya.
Entah oleh apa.
Mungkin oleh waktu yg trus melaju, tanpa menunggu aku yg terseok2 karna jatuh dan jatuh lagi.
Entah oleh sabarku yg jg sering hancur...dihancurkan tawaran sesaat.
Aku tak mau berkata lelah, walau sebenarnya.
Aku tau pasti ada saatnya aku tegap berdiri lalu berlari.
Aku tau...
Sangat tau bgaimana teori2 itu mengajariku.
Tapi juga seribu tapi selalu menutupi mataku.
Ya aku buta.
Tapi pasti ada waktu untuk aku tegap berdiri lalu berlari.
Pasti.

Rabu, 20 Agustus 2014

20 Agustus 2014

dipost oleh e_vita_rumii di 06.21 0 masukan

Hari ini...
Hari pertama kembali suciku...
Ku putuskan untuk merubah doa-doaku yang dulu...
Walau dalam keadaan buta...
Harus ku yakini...harus ku pinta agar Alloh mengiringi niat kami...
Alloh Maha Tahu, segalanya...
Ku titipkan niatan kami padaMu...
Sampai nanti takdirMu jatuh...

(cinta dalam buta)

 

Dear Diary Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review